9 Pengertian Seni Musik Tradisional Indonesia Beserta Alat Musik yang Dimainkannya

Mengenai seni musik-Banyak sekali jenis musik yang ada di dunia. Namun, kali ini kami akan memberikan refensi tentang “Seni Musik Tradisional.” Tentunya Negara Indonesia tanah air tercinta ini sangat kental dengan jenis musik tradisi yang harus kita jaga dan kita budayakan. Sayang beribu sayang banyak teman-teman kita yang telah meninggalkan kesenian musik tradisional. Yuk kita mengenal lagi jenis seni musik yang ada di Indonesia:

Seni Musik Tradisional -Gong Renteng-

blog.kagum-hotel.com

Pengertian Seni Musik -Gong Renteng- via: blog.kagum-hotel.com

Jenis musik ini lahir di desa Lebak Wangibatukut, kecamatannya Pemeungpeuk. Dan biasanya di gunakan saat acara “Upacara Mauludan” atau Maulid Nabi Muhammad SAW. Renteng ini di bagi beragam alat musik ritmis, yakni Kecrek, Kendang, Saron, Bonang. Musik tradisional khas desa Lebak ini telah tersebar di seluruh Nusantara, yang luas tersebut dari Sabang hingga Merauke.

Baca Juga: Pengertian Seni Musik, Alat Musik Ritmis.

Bahkan bule saja bisa memainkannya, Masak Kita Kalah!!

Seni Musik Tradisional -Gong Luang atau Gong Kebyar-

 

Bali juga memiliki seni musik tradisional juga, yang diberi nama “Gong Luang.” Musik ini berupa gamelan, namun yang sifatnya sangat sakral dan biasanya digunakan saat ada acara upacara kematian atau orang Jawa menyebutnya ngaben. Nama Gong Luang sendiri terdiri dari dua kata, yakni “Gong” yang artinya “Sebuah alat musik” dan kata Luang yang artinya ruang atau rong.

Cepet Banget Nih Bule Kalau Main!!

Seni Musik Tradisional -Musik Huda-

Musik Huda yang memiliki tanah kelahiran khas Minangkabau. Sama orang Minangkabau di olah menjadi 3 jenis seni musik, yakni Dikil Rabaro dan musik bernuansa Islami (Dikil Mundan dan Salaulaik Dulang). Dikil Rabaro termasuk jenis seni vokal dan dimainkan dengan memakai rabaro dan sesuai dengan sebutan namanya yakni sebagai iringan musik.

Kedua Dikil Mundan juga seni vokal yang menggunakan mundai sama saja dengan Dikil Rabaro juga merupakan sebagai iringan musik. Kalau Salaulaik Dulang merupakan seni musik yang tahan dan utuh.

Seni Musik Tradisional -Gambang Kromong-

Musik jenis ini adalah musik tradisional yang sudah bisa beradaptasi dengan lingkungan. Sebab musik ini cikal bakal yang berasal dari China, Negara yang dikenal kaya akan jenis beladiri. Sebagian besar musik ini di alunkan oleh seniman Betawi yang asalnya bukan dari China.

Fungsi musik ini dipakai sebagai lagu instrumen dengan diiringi tarian colek. Perkembangan Gambang Kromong sekarang sebagai musik yang digunakan sebagai iringan Lenong khas Betawi. Penyanyi Indonesia yang bernama Benyamin S dan Ida Royani telah mengenalkan ke seluruh Nusantara, akhirnya musik ini menjadi populer di mata masyarakat Indonesia. Mereka menyajikan dalam bentuk lagu humor lagak orang Betawi selama bertahun-tahun. Bahkan benyamin S dan Ida Royani mendapat sambutan baik dari penggemarnya tersebut.

Lagunya Menarik, Untuk Kita Denger!

Seni Musik Tradisional -Sasando Gong-

Alat musik ini berasal dari kepulauan Rote di daerah NTT (Nusa Tenggara Timur). Pada alunan musik sasando gorig ada jenis alat musik petik yakni Sasando gorig yang terbuat dari sebatang bambu tempat menyangkutkan sebuah kawat halus dipakai untuk dipetik.

Pengertian Harfiah:
Resonansi bunyi daun lontar sendiri disusun berbentuk timba atau lonta. Asal mula katanya dalam bahasa rote sasando atau sasandu ini memiliki arti yakni alat yang bergetar atau alat berbunyi.

Nonton Bareng yuk Videonya!

Fungsi alat Sasandi gong sendiri sebagai alat penghibur, pengiring tarian dan untuk upacara adat setempat. Musik yang satu memiliki tangga nada yang peloh dan sedikit selendro atau disebut juga “Nada Pentatonis.” Sedangkan cara untuk memainkannya sangat bervariasi lho. Diantaranya yakni dengan menggunakan cara Teo Rando, oda Langga, Feto Bo, Batu Matia, Basili dan lain sebagainya.

Seni Musik Tradisional -Panting-

Seni Musik Tradisional ini merupakan musik khas Kalimantan Selatan yang disukai oleh suporter masyarakat sana. Bahkan kebanggaan Indonesia dan daerah sekitarnya. Panting sendiri memiliki arti yakni petik yang menyembunyikan senar dengan teknik sentilan. Dalam penyajiannya dahulunya banyak dipentaskan pada malam-malam, namun sekarang telah dipakai untuk menyambut tamu kehormatan atau sebagai alat musik penghibur rakyat. Musik Kalimantan Selatan ini terdiri atas instrumen, yakni babaun, agung, marakas atau giring-giring dan talinting.

Merdu Banget Bunyi Alat Musiknya!

Seni Musik Tradisional -Krumpyung-

Awal mulanya musik krumpyung ini adalah sebutan dari nama rangkaian alat musik dari buluh atau bambu yang lebih dikenal dengan nama Angklung. Musik Angklung sendiri berasal dari Yogyakarta dan nama krumpyung itu sebuah rangkaian bunyi saat angklung digerakkan. Kalau kamu berkunjung ke Yogyakarta datang saja ke kelurahan Argowilis, kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo.

Angklung, Oh Angklung!

Musik Tradisional -Laras Madya dan Santiwara-

Jawa tengah memiliki seni musik tradisionalnya sendiri, pada kala itu hanya ditemui di daerah pinggiran. Ciri-ciri seni musik “laras madya dan santiwara” ini lebih fokus pada lagu sholawatan atau disebut dengan lagu yang bernuansa Islami.

Semangat Banget, Kalau Mukul Kendangnya!

Musik ini dibentuk dan memiliki kesamaan dengan santi swara. Laras madya berbentuk kayak “koor” tetembangan pada pengiringnya berupa musik rebana, musik tradisional khas Jawa Tengah ini dapat di tambah juga dengan instrumen lainnya, yakni dengan kendang, kemanak dan bogem. Pada penyajian kedua ini memilki caranya sendiri dan hampir sama dengan seni musik tradisional lainnya. Namun, hanya saja berbeda dengan di materi lagu dan logaknya.

Seni Musik Tradisional -Karang Dodou-

Seni Musik Tradisional khas daerah Tanah Siang, daerah barito utara, Kalimantan Tengah. Karang dadao sendiri merupakan musik jenis ritual yang dapat kamu saksikan ketika upacara adat tertentu. Misal, pada acara memandikan bayi atau memberikan nama bayi (upacara “Noka Pati”), mengobati orang yang lagi sakit keras sehingga nyawanya perlu dipelihara ataupun disimpan.

Keren-keren kostumnya!

Upacara ini diberi nama dengan sebutan “Nambang Morua.” Dalam musik ini telah banyak mencantumkan vokal atau lagu-lagu dengan mengucapkan mantera-mantera yang isinya tersebut adalah doa kepada “Mohotora” (Tuhan yang Maha Esa)

Artikel Terkait Seni: Seni Rupa Tradisional, Seni Rupa Terapan, Aliran-aliran dalam Seni Rupa dan Cabang-cabang Seni.

2 Comments

  1. academic IND 29 Maret 2016
  2. Muhammad Syafiq 29 Maret 2016

Tinggalkan Balasan