Mau Sukses Berbisnis? Pahami Dulu Pengertian, Fungsi, Serta Tujuan Etika Bisnis Ini

Kali ini kita akan membahas tentang, gimana sih cara menerapkan etika bisnis? Untuk bisa menerapkannya kita harus mengerti “Pengertian Etika dan Bisnis.” Nah, etika sendiri dapat kita diatikan sikap, perasaan, perasaan, akhlak, kebiasaan, watak.

Pengertian Etika Bisnis

Semua yang ada di atas adalah prinsip dari arti bahasa Yunani, yakni ethos (etika). Arti bisnis dapat kita artikan, yakni sebuah usaha. Dapat kita simpulkan bahwa etika bisnis “Segala sesuatu yang berhubungan dengan cara melakukan sebuah usaha yang mencakup seluruh aspek yang sangat erat dengan hubungan personal, perusahaan atau masyarakat.”

Atau kita dapat mengartikannya “Sebuah ilmu tentang tata cara ideal dalam pengaturan, dan terhadap pengelolaan bisnis, dan terus melihat norma dan moral yang berlaku secara menyeluruh.”

Untuk menerapkan semua etika bisnis, kita selalu harus memperhatikan norma dan moral peraturan yang berlaku di lingkungan masyarakat. Disamping itu etika bisnis juga dapat diterapkan, dan akan keluar sendiri di dalam perusahaan sendiri.

Dikarenakan sangat erat dengan sikap profesinal kita terhadap bisnis. Sebuah perusahaanmeyakini prinsip bisnis yang baik yaitu yang bisa menjaga dan selalu memperhatikan etika-etika yang berlaku, seolah-olah kita menaati hukum dan peraturan yang berlaku.

 

Dalam menerapkan etika dalam berbisnis kamu harus memperhatikan norma dan moralitas yang berlaku di dalam masyarakat. Disamping itu etika bisnis juga bisa diterapakan dan dimunculkan dalam perusahaan sendiri karena memiliki keterkaitan dengan profesional bisnis. Perusahaan menyakini prinsip bisnis yang baik adalah yang memperhatikan etika-etika yang berlaku, seperti menaati hukun dan peraturan yang berlaku.

Pengertian Etika Bisnis

Semua yang ada di atas adalah prinsip dari arti bahasa Yunani, yakni ethos (etika). Arti bisnis dapat kita artikan, yakni sebuah usaha. Dapat kita simpulkan bahwa etika bisnis “Segala sesuatu yang berhubungan dengan cara melakukan sebuah usaha yang mencakup seluruh aspek yang sangat erat dengan hubungan personal, perusahaan atau masyarakat.”

Atau kita dapat mengartikannya “Sebuah ilmu tentang tata cara ideal dalam pengaturan, dan terhadap pengelolaan bisnis, dan terus melihat norma dan moral yang berlaku secara menyeluruh.”

Untuk menerapkan semua etika bisnis, kita selalu harus memperhatikan norma dan moral peraturan yang berlaku di lingkungan masyarakat. Disamping itu etika bisnis juga dapat diterapkan, dan akan keluar sendiri di dalam perusahaan sendiri.

Dikarenakan sangat erat dengan sikap profesinal kita terhadap bisnis. Sebuah perusahaanmeyakini prinsip bisnis yang baik yaitu yang bisa menjaga dan selalu memperhatikan etika-etika yang berlaku, seolah-olah kita menaati hukum dan peraturan yang berlaku.

Etika Bisnis Menurut Pakar

atlantaimprovfestival.com

atlantaimprovfestival.com

Untuk lebih mengerti lebih dalam dalam pemahaman etika bisnis, maka kamu bisa menyimak pengertian etika bisnis yang di artikan menurut para pakar du bawah ini.

Velasques, mengartikan etika bisnis adalah sebuah studi khusus untuk mengenal atau mengenai moral mana yang salah dan mana yang benar. Studi ini berkonsentrasi pada standar moral sebagaimana diterpkan dalam kebijakan, institusi dan perilaku pembisnis.

Steade Et al, menyimpulkan etika bisni merupakan standar etika yang erat dengan tujuan serta cara membuat keputusan di dalam dunia bisnis.

Hill dan Jones, Dua saudara ini mengartikan “Etika Bisnis” adalah suatu ajaran dengan tujuan agar bisa membedakan mana yang salah dan benar, guna juga untuk memberikan kepada setiap pemimpin perusahaan. Ketika mempertimbangkan untuk mengambil sebuah keputusan strategis yang bereratan dengan masalah moral yang lengkap (kompleks).

Sim, Mengartikan Etika Bisnis, yakni sebuah istilah filsofis asalnya dari kata “etos” dari bahasa Yunani yang artinya karakter atau kustom. Definisi erat dengan kepemimpinan yang efektif dalam berorganisasi, dalam hal berkonotasi kode organisasi untuk menyampaikan intregritas moral dan nilai-nilai yang konsisten dalam pelayanan dalam lingkungan masyarakat.

Brown dan Petrello, mereka mengartikan yakni bisnis adalah sebuah lembaga yang menghasilkan barang serta jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat. Apabila kebutuhan masyarakat telah meningkat, maka lembaga bisnis pun akan meningkat pula perkembangannya, untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Dari kesimpulan di atas kita bisa menyimpulkan sendiri. Sesuai selera masing-masing mengartikannya, karena pada inti dari pakar di atas “tidak ada yang salah dan masing-masing punya argumen yang jelas.”

Tujuan Etika Bisnis

Umumnya etika bisnis ini diharuskan, sebab memiliki arti seta tujuan tertentu di dunia bisnis. Tujuan etika bisnis sendiri “Menjalankan serta menciptakan sebuah bisnis yang adil, dan menerapkan hukum-hukum yang telah dibuat.”

Ini semua ditujukan untuk menghilangkan ketergantungkan pada sebuah kedudukan individu ataupun perusahaan. Dalam dunia bisnis, etika bisnis sendiri levelnya lebih meluas, jika dibandingkan dengan hukum yang telah diatur dan berlaku.

Bahkan perbandingan dengan standar minimal dari ketentuan hukum sendiri, maka etika bisnis menjadi standar atau ukurannya lebih tinggi. Karena, kegiatan berbisnis jarang kita jumpai adanya bagian tidak di atur berdasarkan ketentuan hukum berlaku.

Fungsi Etika Bisnis

Untuk menjalankan etika bisnis tentu kita akan mendapatkan nilai plus atau keuntungan sendiri bagi sebuah perusahaan, baik itu dalam jangka yang panjang ataupun untuk jangka pendek.

Fungsi etika bisnis buat kita, yakni bisa mengurangi dana yang disebabkan dari pencegahan yang mungkin bisa berakibat fatal seperti friksi atau bahkan perpecahan. Baik itu intern itu sendiri maupun ekstern.

Terlebih lagi, di dalam dunia bisnis untuk menerapkan etika bisnis selalu berfungsi, seperti membangkitkan motivasi pekerja agar terus selalu meningkat, dan melindungi prinsip dalam kebebasan berdagang atau untuk berniaga serta dapat menciptakan keunggulan dalam bersaing.

Biasanya, tidakan perusahaan yang kurang etnis bisa jadi akan membuat seorang konsumen menjadi terpancing dan pada akhirnya memunculkan sebuah emosi atau tindakan untuk membalas.

Misal, adanya larangan untuk beradarnya suatu produk, gerakan pemboikotan, dan golongannya. Maka yang akan terjadi dari semua ini adalah penurunan nilai jual dan juga perusahaan akan jelek.

Dari permaslahan tadi tentu sangat berbeda dengan perusahaan yang menghargai dan menerapkan etika bisnis, pasti akan mendapatkan nilai plusnya tersendiri.

Contoh Dalam Etika Bisnis Dalam Sebuah Perusahaan

myeverlastingworld.blogspot.com

myeverlastingworld.blogspot.com

Inilah sebuah contoh dalam menerapkan etika bisnis di dalam sebuah perusahaan yang bisa kita lakukan.

Pertama, Sebutkan Nama Lengkap

Di dalam dunia bisnis atau berbisnis, mitra sebaiknya menyebutkan nama lengkap ketika berkenalan. Namun, kalau namanya terlalu panjang atau sulit untuk dimengerti. Sebaiknya lebih baik jika sedikit untuk menyingkatnya.

Kedua, Berdirilah Ketika Memperkenalkan Diri

Kita harus berdiri ketika memperkenalkan diri dengan tujuan akan menegaskan kehadiran klien. Kalau sikon (situasi dan kondisi) tidak memungkinkan untuk berdiri. Sebaiknya mundurkan kursi, dan kita membungkukkan badan agar orang lain menilai positif kesopanan kita.

Ketiga, Kalau Bisa Mengucapkan Terima Kasih Tidak Berlebihan

Maksudnya, dalam sebuah percakapan di ddalam dunia bisnis, bos atau mitra perusahaan, hanya perlu mengucapkan terimakasih satu atau dua kali. Kalau mengatakannya berlebihan, orang lain akan melihat kita jika mitra perusaan sangat sangat memerlukannya.

Keempat, Kirim Ucapan Terima Kasih Lewat E-mai; Setelah Pertemuan Bisnis

Setelah mitra selesai pertemuan bisnis, coba kita mengirimkan ucapan terima kasih secara terpisah ke email pribadi pada erkan bisnis. Pengiriman lewat e-mail sangat disarankan, mengingat waktu tibanya mungkin akan lebih cepat.

Kalau Bisa Jangan Duduk Sambil Menyilangkan Kaki

Tidak hanya wanita yang tidak boleh menyilangkan kaki pada saat duduk. Namun, dalam kondisi kerja, posisi duduk seperti ini cenderung akan terlihat tidak sopan. Terlebih lagi, posisi duduk seperti ini dapat berdampak negatif pada kesehatan tubuh.

Tuan Rumah yang Harus Membayar

Kalau kita mengundah rekan di dalam bisnis untuk makan diluar, maka kita harus membayar tagihan. Jika sang mitra itu seorang perempuan, sementara rekan bisnis atau klien, laki-laki, ia tetap harus menolaknya. Dengan mengatakan bahwa perusahaan yang membayarnya, ini bukan uang pribadi.

Semoga Bermanfaat untuk kamu yang lagi menjalani dunia bisnis. Kalau ada salah kurang lebihnya mohon maaf.

Salam Hangat dan Salam Berbagi

Kinerja.Aktif 🙂

 

 

Tinggalkan Balasan