Jual Tepung Ikan Berkualitas dan Murah untuk Pakan Ternak

Jual Tepung Ikan – Infonasa merupakan sebuah perusahaan yang memiliki sistem dan bergerak dalam menangani di bidang pelayanan serta penyediaan beragam macam kebutuhan agrobisnis, dan salah satunya disini yakni tepung ikan. Nah, dari tepung ikan ini begitu cocok untuk dipakai dalam campuran rasum pangan di peternakan dan juga bisa di budidaya.

Untuk pemakainnya atau penggunaanya, tepung ikan ini pada umumnya bisa dalam sisi peternakan sapi, kambing, ayam, bebek (unggas) atau dalam segala jenis ika seperti (lele, patin, gurame, ikan mas, dan lain sebagainya).

Dalam perusahaan ini Insya Allah bisa menayanggupi apa yang dibutuhkan oleh konsumen, dan bisa mensuplai tepung ikan ke seluruh peternakan atau di dalam pabrik yang tersebar seluruh Indonesia. Harga tepung ikan sendiri relatif murah dan bisa berlomba-lomba di pasaran.

Untuk stok sendiri disediakan dalam kapasitas banyak, sehingga di dalam perusahaan infonasa sendiri untuk melakukan kerjasama, dan sistem pelaksanaannya Kontrak Rutin (Insya Allah stok banyak secara berkelanjutan).

Perusahaan yang didirikan ini memiliki 3 buah pilar penting yang harus dilaksanakan, yakni menjalankan hubungan itu merupakan sebuah intregritas, profesionalisme, dan indepedensi dalam bentuk pola pikir, ucapan ataupun sebuah tindakan. Ini semua penting untuk dilaksanakan agar tujuan visi dan misi dalam sebuah perusahaan terwujud.

Nah, jika membutuhkan. Infonasa ini akan memberikan sebuah pelayanan jasa yang Insya Allah terbaik dalam memenuhi beragam jenis kebutuhan para peternak. Mitra di dalam perusahaan yang lewat jual tepung ikan yang memiliki kualitas tinggi, dengan melakukan sistem manajemen pelayanan terpadu dan jelas. Di bawah ini ada sebuah refensi sekilas mengenai pengertian tepung ikan?

Pengertian Tepung Ikan

Tepung-Ikan

Tepung ikan sendiri adalah sebuah produk sampingan, untuk asalnya dari pengolahan atau penggilingan ikan yang di mana air tersebut berkadar rendah tak seperti pada normalnya.

Tepung ikan banyak penelitian yang sudah dilakukan dan sudah membuktikan kaya akan protein serta mineral di dalamnya, dan banyak yang heran juga dari sebagian para peternak di Indonesia sendiri memilih tepung ikan untuk bahan baku pakan ternak mereka.

Ada beberapa manfaat tepung ikan yang terkandung selain protein dan mineral, tepung ikan juga berpotensi untuk protein serta lemak juga. Khususnya pada asam lemak tak jenuh, dan ini pun memiliki peran begitu besar dalam memperbaiki sisi penampilan pada reproduksi hewan yang sedang diternak.

Tahun 1997 dahulu bernama Mandell et al sendiri menyatakan dalam penemuannya, untuk kandungan tepung ikan ternyata banyak asam lemak esensial eicosapentaenoic acid (EPA, C20:5n-3) dengan selabihnya 5,87 gram dan docosahexanoic acid (DHA, C20:6n–3) dengan jumlah 9,84 gram/kilogram.

Beragam peneletian sudah dilakukan semua, dan dilaporkan atau pada kenyataannya bahwa asam lemak esensial tersebut banyak kegunaan yang unik dalam meningkatkan jumlah produktivitas, selabihnya akan kelihatan pada penampilan hewan ternak serta kualitas produksinya.

Maka dari itu, berusaha untuk tepung ikan ini terbebas dari yang namanya kontaminasi serangga, mikrooganisme pathogen dan jamur yang dapat merusak kandungan di dalamnya. Ini semua tujuannnya agar kualiatas pada tepung ikan baik, dan untuk susunan pakan ternak. Tepung ikan ini akan menjadi bagian yang sulit dipisahkan, khususnya pada ternak ayam.

Manfaat Tepung Ikan untuk Penternak Ayam

shutterstock_153202004

Tepung ikan pada hakikatnya adalah salah satunya bahan makanan dengan fungsi protein terbaik bagi ayam. Nah, sedangkan tepung ikan ini sebenarnya bukan dibuat dari ikan yang lagi dijemur dan dikeringkan kemudian diolah menjadi tepung. Namun pada umumnya bahan yang dipakai adalah mengandung kadar protein dengan grafik tinggi, yakni hingga 50-70%.

Bukan protein saja, namun tepung ikan juga bisa dipakai untuk pakan ternak dengan kaya akan sumber kalsium serta fosfor yang sangat baik untuk unggas.

Beberapa diantara bahan pakan ikan atau tepung ikan yang terkandung di dalamnya sangat dibutuhkan oleh ayam kampung, baik itu yang lagi baru tumbuh ataupun yang sudah bertelur. Pada umumnya komposisi tepung ikan saat dicampurkan sedikit saja dalam pakan ayam kampung, dengan takaran 2-15% dari total campuran bahan.

Kalau campuran pada tepung ikan terlalu banyak takarannya, dikhawatirkan akan membuat ayam yang diternak kehilangan selera makan atau daging yang dihasilkan akhirnya baunya amis. Di bawah ini ada juga refensi bagaimana proses cara pembuatan tepung ikan. Yuk, coba simak:

Cara Membuat Tepung Ikan

Tepung ikan yaitu item berkadar air rendah yang didapat dari penggilingan ikan. Peroses ikan jadi tepung ikan tak susah dikerjakan. Usaha pemrosesan tepung ikan bisa dikerjakan dengan biaya yang tak terlampau besar. Pada umumnya, pembuatan tepung ikan bisa dikerjakan dengan cara-cara yakni : Langkah basah, langkah kering serta langkah penyulingan.

Dari ketiga langkah diatas, langkah kering withering tepat dikerjakan untuk industri kecil lantaran lebih simpel serta lebih murah. Oleh lantaran hal itu, berikut kami bakal mengulas compositions pembuatan tepung ikan lewat cara kering.

Bahan yang perlu di siapkan :

Ikan. Beragam jenis ikan laut bisa di compositions jadi tepung ikan. Namun yang withering ekonomis yaitu ikan-ikan kecil (rucah) yang kurang disenangi untuk dikonsumsi serta harga nya relatif murah.

Peralatan :

  • Peralatan yang dipakai dalam pembuatan tepung ikan di sini yaitu alat-alat yang simpel serta umum dipakai dalam beragam jenis industri kecil yakni :
  • Penggiling ikan. Alat ini dipakai untuk menggiling ikan basah serta bubur kering ikan.
  • Alat pengering. Alat ini dipakai untuk mengeringkan ikan hingga kandungan air meraih 8%.
  • Alat press. Alat ini dipakai untuk mempres ikan kering sehinga beberapa lemaknya keluar.

Compositions membuat tepung ikan secara sederhana :

1. Pengilingan Ikan Basah

Pengilingan ikan basah dikerjakan pada ikan yang memiliki ukuran sedang serta besar. Ikan-ikan yang memiliki ukuran kecil (ter) tak mesti digiling, serta compositions ini tak mesti dikerjakan. Ikan memiliki ukuran sedang serta besar, butuh dibuang jeroannya, serta dicuci.

Sementara untuk ikan yang memiliki ukuran kecil, pembuangan jeroan serta pencucian tak butuh dikerjakan. Ikan digiling dengan penggiling ulir hingga didapat bubur mentah ikan.

2. Pengukusan

Bubur ikan hasil gilingan pada step pertama atau ikan kecil dikukus dengan uap panas sepanjang 1 jam hingga bubur atau ikan kecil jadi masak dengan cara prima. Hasil pengukusan dimaksud dengan bubur masak ikan.

3. Pengeringan

Bubur masak ikan dikeringkan dengan alat pengering hingga kandungan air sekitar8%. Hasil pengeringan dimaksud cake kering ikan. Cake kering ikan memiliki kandungan lemak tinggi (diatas 30%).

Pengeringan dengan cahaya matahari membutuhkan waktu yang lama serta tak menentu hingga kurang efisien untuk dikerjakan serta hasil akhir kandungan air pada cake ikan juga kurang terukur.

4. Pemerasan Minyak

Cake kering ikan diperas dengan alat pres hingga beberapa dari minyak keluar. Expositions ini bermanfaat supaya tepung yang dihasilkan jadi lebih kering hingga tahan lama.

5. Penggilingan Cake

Cake yang sudah dipres digiling dengan mesin penggiling hingga didapat tepung ikan yang cukup halus (lolos ayakan 40-60 network).

6. Pengemasan

Bagian terakhir dari expositions pembuatan tepung ikan yakni tepung ikan dikemas didalam karung plastik atau didalam wadah yang kedap uap air. Saat sebelum pengemasan, di pastikan kandungan air tepung mesti dibawah 8% hingga tepung ikan bisa disimpan dalam periode waktu yang lama.

Dengan hal tersebut beberapa bahan yang sebelummnya tak terpakai seperti ikan-ikan kecil serta ikan yang kurang layak dikonsumsi bisa jadikan suatu peluang usaha yang menjanjikan.

Kualitas Tepung Ikan untuk Campuran Pakan Ternak

Seorang ternama dengan nama donald et al, pada tahun 1981 beliau menyatakan bahwa dalam pembuatan proses sebuah tepung ikan terdiri dari pengeringan dan kemudian penggilingan beserta beberapa jenis ikan lain.

Seterusnya proses pembuatan tepung ikan itu sangat mempengaruhi terhadap hasil akhir, seperti pada kualits protein pada kandungan tepung ikan di dalamnya.

Karena seperti ini sangat berkaitan dengan adanya tingkatan lamanya waktu pemnasan. Kualitas pada tepung ikan juga berpengaruh dan membawa pengaruh terhadap hewan yang dikonsumsi.

Sebuah perusahaan “the international fish manufacturer” merilis beberapa klasifikasi untuk kualitas tepung ikan yang dibagi menjadi 4 golongan, antara lain:

  • Kandungan protein tinggi sendiri diperkirakan sejumlah dari 680/kilogram protein di dalamnya mengandung kaya akan minyak kurang dari 90 g/kg.
  • Kandungan protein reguler sendiri mengandung dengan perkiraan protein antara 640-679 g/kg di dalamnya mengandung kaya akan kandungan minyak sebanyak 130 g/kg.
  • Protein reguler dengan mengandung kandungan minyak rendah dengan kisaran antara 640 hingga menapai 679 g/kg protein dengan jumlah kandungan minyak 60 g/kg.
  • Pada protein standar bisa mengandung dengan perkiraan 600 sampai 639 kg.

Dan disisi lain sendiri hasil produksi akhir dan tepung ikan rata-rata akan berkisar dengan kandungan yang mengandung 55% protein tidak lebih dari 4% garam yang terkandung di dalamnya.

Kriteria lain sendiri bisa dipakai untuk tolak ukur dari sebuah kualitas tepung ikan, dan ini merupakan keseimbangan pada nitrogen, efisiensi protein juga, disgebilitas protein ada, dan lysin serta metionin.

Untuk kandungan sulfoksida yang tinggi dalam tepung ikan sendiri bisa dikaitkan dengan kualitanya yang belum dari kata yang sempurna. Nah, dari adanya sukfosida sendiri akan mengindikasikan kalau proses dari oksidasi sudah terjadi pada protein tepung ikan tersebut ketika masih dalam masa penyimpanan. Di bawah ada sebuah penjelasan gimana syarat kelayakan pada bahan baku pakan ternak.

Syarat dan Kelayakan Pada Bahan Baku Pakan Ternak

Beberapa pada poin ini juga perlu diperhatikan ketika dalam memberikan pakan yang berkualitas pada hewan ternak, coba simak:

1. Memenuhi Syarat serta Gizi

Untuk dinyatakan sebagai peternak sejati dan profesional, seseorang tidak dapat seenaknya memberikan pakan ternak secara sembarangan. Nah, ini diperhatikan juga karena ini bertujuan agar pada kandungan gizi pada pakan tersebut bisa terpenuhi seterusnya.

Pakan yang mempunyai sumber protein sangat berperan penting dalam menunjang pertumbuhan hewan ternak, dengan perbandingan dengan asupan sumber energi.

Maka dari itu, dengan dinyatakan sebagai peternak yang handal diwajibkan mengetahui tentang wawasan pada kandungan gizi yang ada pada bahan-bahan yang dipakai beserta kegunaannya sebelum dihidangkan kepada ke hewan ternak.

2. Harga Pakan Berahabat dengan Peternak

Untuk di pasaran sendiri, harga konsentrat yang laku terjual jika diperhatikan cenderung dengan harga terus menerus mahal. Oleh sebab itu, kalau bisa diusaha untuk memperoleh bahan campuran untuk dipakai dengan biaya relatif murah namun tidak ditipu.

Saran, jika pakan ternak sendiri bisa menghabiskan seluruh biaya, maka dapat dipastikan juga para peternak akan mendapatkan hasil atau untung juga sedikit.

3. Pilih atau Memilah Bahan yang Mudah Dicari

Perlu ada usaha juga dalam memakai bahan yang sudah disediakan atau mempunyai banyak stok di daerah seitar tempat tinggal. Kalau tidak bisa, jalan lain yakni bisa memesan di beberapa toko onliner yang dapat dipercaya dengan tujuan akan mendapati bahan dengan waktu yang relatif seingkat singkatnya.

Itu semua akan membuahkan hasil, dengan stok pakan ternak akan selalu ada dan seterusnya, dan tidak harus dipikirkan setiap hari.

4. Kondisi Bahan Pada Pakan Baik dan Berkualitas Juga

Pastikan juga pada bahan pakan yang didapatkan pada kondisi yang terbaik, tidak jamuran, jika dibau tidak terasa tengik, dan tidak terkontaminasi dengan zat-zat berbahaya. Tidak heran juga banyak pemalsuan bahan paku pangan kini mulai beredar di mana-mana. Karena hal ini juga disebabkan pada situasi kondisi bisnis yang terlalu ketat dan kompetitif.

Para peternak sendiri tentunya akan mengalami kegagalan dan kerugian, kalau membeli bahan baku pangan yang dinyatakan tersebut. Maka dari itu, perlu adanya penyuluhan terkait dengan wawasan tentang kualitas bahan pakan yang akan dipakai untuk ternak.

Nilai gizi pakan jelas dengan grafik turun dengan seiring pemakaian bahan pakan yang tidak baik dan tidak berkualitas, seperti jamuran, bau tengik atau kasus yang lainnya.

Di sisi lain juga, banyak yang mengatakan dengan adanya sebuah wawasan tentang bahan-bahan yang mengandung zat-zat antinutrisi atau racun di dalamnya, itu akan bermanfaat dan membantu peternak.

Ini semua akan membantu para peternak, jika mau dinyatakan sebagai peternak sejati. Di bawah ada wawasan untuk “Komposisi Pakan Ayam dengan Menggunakan Tepung Ikan.” Selengkapnya coba simak sebentar:

Komposisi Pakan Ayam dengan Menggunakan Tepung Ikan

Juga selepas dari banyaknya inovasi serta kecanggihan teknologi baru yang ada pada bidang beternak ala anak kampung, pabrik tepung ikan atau yang disebut dengan infonasa.com ini akan sedikit menjelaskan hal-hal yang sering dilupakan oleh sebagian besar pengusaha ayam.

Dan jika menginginkan hasil yang optimal, juga harus tahu bahwa kebutuhan terbesar dalam beternak merupakan dari suatu konsumsi atau bahan pakannya.

Nah, pertaannya bagaimanakah cara paling jitu untuk mengoptimalkan untuk bahan pakan yang ada? Di bawah ini coba simak sejenak:

Cara Mencampur Bahan Pakan Ayam

Masalah yang mendasar pada pencampuran bahan ini bukan pada bahan dasar yang dibutuhkan. Pada sejatinya, kita tahu bahwa bahwa bahan dasar untuk membuat pakan ternak antara lain hanyalah konsentrat, jagung, purr, dedak/bekatul dan tepung ikan.

Namun, yang mejadikan kualitas pakan itu berbeda adalah racikan atau komposisi yang ada pada pakan tersebut. Sehingga hal ini akan mempengaruhi nutrisi dan energi yag dibutuhkan oleh ayam.

  • Ayam usia 0 – 4 minggu PK 21-23%, sk 3-6, fat 4-7, em3000-3100
  • Ayam Usia 5 – 8 minggu PK 16-19%, sk 3-6, fat 4-7, em 2600-3000

Tentunya masing-masing orang memiliki resep yang berbeda-beda, namun kali ini kami akan mencoba sedikit membagikan resep yang kami dapat dari peternak ayam yang sudah berpengalaman. Berikut resepnya:

  • Jagung
  • Katul/dedek
  • Tepung Ikan
  • Konsentrat 144 phokpand
  • Konsentrat 511 phokpand
  • Konsentrat 551 phokpand
  • Konsentrat 124 phokpand

Mencampur bahan pakan:

  1. Konsentrat 124 15%, jagung 55%, katul 13%, tepung ikan 17% = menjadi PK 20,068,EM 2975. harga = 4680
  2. Konsentrat 511 20%, jagung 45%, dedak 20%, tepung ikan 15% = menjadi PK 18,31,EM 2893. harga = 4550
  3. Konsentrat 551 20%, jagung 45%, dedak 20%, tepung ikan 15% = menjadi PK 18,11,EM 2893. harga = 4800
  4. Konsentrat 144 15%, jagung 55%, dedak 15%, tepung ikan 15% = menjadiPK 19,21,EM 2949. harga = 4600
  5. Konsentrat 511 50%, jagung 50% = menjadi PK 14,75, EM 3175 harga = 5450
  6. Konsentrat 124 35%, jagung 50%, dedak 15% = menjadi PK 17,1, EM 2872 harga = 5175
  7. KBR 30%, jagung 60%, dedak 10% = menjadi PK 18,8 EM 2928. harga = 5025

Sekali lagi kami sampaikan bahwa, setiap peternak memiliki resep atau racikan yang berbeda-beda. Jadi mohon maaf jika ada sedikit perbedaan atau persamaan racikan diatas.

Tinggalkan Balasan