Perjalanan di Pantai Losari

Kamu tentu saja pernah tahu dan pernah dengar tentang Pantai yang menjadi ikon kota Makassar ini kan? Pantai Losari. Pantai Losari adalah ikon Kota Makassar yang mempunyai keunikan dan keistimewaan tersendiri, yaitu kita bisa melihat pemandangan indah matahari terbit dan matahari terbenam yang indah mempesona dan menakjubkan. Dan disana terkenal dengan julukan Pantai yang memiliki meja terpanjang di Indonesia, atau disebut juga “Beach Long Table”. Karena adanya warung-warung yang berjejer di sepanjang bibir Pantai tersebut. Tetapi sekarang, warung-warung tersebut sudah dipindah ke tempat yang tidak begitu jauh dari Pantai Losari sampai sekarang.

Nah, sebelum kita ke Pantai Losari, ada beberapa hal yang saya harus persiapkan agar perjalanan kita menyenangkan dan lancar. Yuk bantu cek satu-satu, silahkan membaca! 🙂

www.learningspy.co.uk

www.learningspy.co.uk

1. Membeli Tiket Kapal Jauh-jauh Hari.

Ini sangat penting buat kita lakukan dan yang ingin berkunjung ke Pantai Losari. Jangan sampai kita kehabisan kapal kalau kita mesennya mendadak. Sebaiknya memang membuat planning ke Pantai Losari jauh-jauh hari, katakanlah seminggu. Jadi kita bisa mempersiapkan banyak hal, termasuk membeli tiket kapal, biyar gak repot gitu. Oh iya, Jangan lupa juga pelajari dulu mengenai Pantai Losari, terutama soal tempat wisata. Biyar gak nyasar gitu!

2. Persiapan Fisik

Pantai Losari itu jauh banget lho. Kira-kira di tempuh dengan kapal bisa nyampek 2 hari 1 malam. Pantai Losari berada di Pulau Sulawesi yang terletak berjauhan dengan Pulau Jawa, jadi kita harus menyebrang antar pulau. Oleh karena itu, kita perlu mempersiapkan fisik terlebih dahulu di jauh-jauh hari. Tetaplah menjaga kesehatan dengan cara banyak minum air putih, makan yang teratur, istirahat yang cukup dan cukup berolah raga. Agar di saat perjalanan kita tidak kecapekan atau menderita.

3. Persiapan Perlengkapan

Sebelum pergi, kita harus mempersiapkan perlengkapan sebelum berangkat. Oleh karena itu, kita perlu membuat list apa saja yang harus kita bawa selama dalam perjalanan nanti. Hal ini penting agar barang yang ingin kita bawa tidak tertinggal. Biar lebih santai dan enjoy, nggak akan kepikiran lagi tentang barang bawaan.

finish h-tile losari

www.kinerjaaktif.com

Akhirnya sampai juga deh kita! Tepatnya di Pelabuhan Rakyat Paotere Makassar  yang berjarak berkisar tiga kilometer dari pantai losari, lelah perjalanan yang jauh  bisa terbalaskan dengan keindahan pantai. Kita bisa menikamati keindahan matahari terbenam saat di Pantai Losari yang begitu mempesona, pokoknya top deh rugi kalau belum pernah kesini.

Makassar memiliki keunikan tersendiri lho! yaitu memiliki meja terpanjang “long table” di Indonesia disebut gitu karena adanya warung-warung yang berjejer di sepanjang bibir pantai losari tersebut, akhirnya ada kebijakan dari pemerintah akhirnya warung-warung tersebut sudah dipindah ke tempat lain yang lebih layak, biyar gak ganggu pemandangan di area pantai losari gitu. Tapi jangan khawatir! lokasi tersebut gak begitu jauh deh dari pantai losari sampai sekarang tetep sama.

Obyek Wisata dan Kuliner

  • Kuliner

Di Sore hari kita di suguhkan dengan pemandangan matahari senja yang mulai menghilang di balik cakrawala akan memaksakan kita untuk duduk santai dan menikmati warna kemasan yang dipancarkannya. sambil nikmati rasanya aneka sajian ikan bakar, yang dilengkapidengan cobe-cobe (sambal) khas makassar, wih sedep. Ada 2 lagi nih yang harus kalian coba nikmat nya yaitu Coto Paraikatte soto khas dari makassar dan Pisang Epe, kalau ingin merasakan makanan khas makassar yuk datang ke Makassar Pantai Losari. 

  • Obyek Wisata

Selain pantai losari  di obyek wisata yang wajib kita kunjungi Benteng Rotterdam atau Fort Rotter ini berada tak jauh dari kawasan Pantai Losari lho. Benteng yang disebut juga Benteng Ujung Pandang ini adalah peninggalan Kerajaan Gowa-Tallo yang dibangun pada tahun 1545 oleh raja ke-9. Benteng ini di buat sebagai penyimpanan rempah-rempah oleh penjajah Belanda. Di dalam kompleks benteng tersebut, lho bisa melihat terdapat 13 bangunan dan lima buah menara dengan sebuah menara di pintu masuk, sedangkan empat buah menara lainnya ada di setiap sudut kawasan benteng. Ada juga  yang disebut Museum La Galigo yang berisi koleksi benda-benda sisa kebesaran kerajaan dahulu. Selain itu, ada sebuah ruangan yang diyakini sebagai tempat pengasingan Pangeran Diponegoro. wow menakjubkan. ^^

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan