Yuk, Ketahui dan Pelajari Fenomena pada Lingkungan Bioma Stepa

Mari kita cari tahu, Apa itu Bioma Stepa?

Bioma stepa sebenarnya adalah bioma padang rumput yang berbentang daerah tropika hingga subtropika, yang curah hujannya tidak cukup untuk perkembangan hutan. Tempat ini tanpa ada hutan (kecuali sungai atau danau).

Bentuk dari bioma ini memiliki sifat semi gurun, yang tertutup oleh rumput atau semak, akan tetapi tergantung berdasarkan musim dan garis lintang. Istilah ini menunjukkan bahwa iklim pada daerah tesebut terlalu kering untuk menunjang suatu hutan (hanya saja tidak terlalu kering untuk menjadi gurun).

Hanya saja tidak dikelilingi sama kelompok-kelompok pepohonan, kalaupun ada, mungkin cuma sedikit. Berbeda dengan bioma sabana, yang daerahnya merupakan padang rumput dan dikelilingi oleh kumpulan pohon besar.

Ciri-ciri Bioma Stepa

Pertumbuhan Pohon Akasia pada Bioma Stepa

engkoeswanto2013.blogspot.com

A. Tanah Bioma Stepa

Curah hujan sangat tak teratur, jumlahnya 250 hingga 500 mm/tahun. Umumnya tanah bioma stepa tidak mampu menimpa air, karena tingkat porositasnya sangat rendah serta sistem penyaluran yang tidak baik. Yang berakibat rumput-rumput menjadi tumbuh dengan subur yang tingginya mencapai tiga setengah meter.

B. Flora dan Fauna

Flora yang bertahan hidup hanya pohon akasia dan semak belukar. Kalau faunanya hanya pemakan tumbuhan (herbivora) dan pemakan daging (karnivora). Meliputi, rusa, antelop, kanguru, harimau, singa dan ular.

Ketika kita menonton discovery channel, pasti kita melihat bagaimana keadaan bioma stepa yang sesungguhnya. Beberapa negara bahkan menjadikan stepa ini menjadi tempat konservasi binatang yang langka.

Indonesia memiliki daerah yang paling banyak memiliki daerah bioma stepa adalah Nusa Tenggara Timur. Orang-orang disana, menggunakannya area ini untuk pertenakan, dari bertenak kambing, sapi, kerbau serta kuda. Daerah tersebut sangat menguntungkan bagi mereka, sebab mudah sekali untuk merawat sekaligus banyak sumber makanan untuk ternak-ternak mereka.

C. Ada Beragam Jenis Bioma Stepa yang Meliputi:

  • Stepa yang beriklim tanah kering, ketinggian  kurang dari 900 m, dan suhu 22 ° C.
  • Stepa yang berikilim tanah basah (berbentuk rawa) ketinggian kurang dari 1000 meter dan memiliki suhu 26 ° C.
  • Stepa yang beriklim tanah rendah, ketinggian kurang dari 1000 meter dan memiliki suhu 26 ° C.
  • Stepa berawa gunung, ketinggian 1500 sampai 2400 meter dan memiliki suhu 10 ° C.
  • Stepa Alpin, ketinggian 4000 sampai 4500 meter dan suhunya kurang dari 10 ° C.

Musim dingin bioma stepa mengalami penurunan suhu yang rendah yaitu -40 ° F, pada musim panas suhu bisa meningkat menjadi 70 ° F. Terdapat mengalami 2 musim, yaitu musim tanam dan musim aktif

Musim tanam, selama tidak turun salju. Tanaman bisa tumbuh (berlangsung kurang lebih 100 sampai 175 hari). Selama musim aktif (tidak tumbuh) tanaman tidak bisa tumbuh, sebab terlalu dingin.

Padang rumput (bioma stepa) tropis atau subtropis panjang musim tanam ditentukan oleh berapa lamakah hujan akan berlangsung. Akan tetapi di bioma stepa musim tanam ditentukannya suhu. Tanaman bisa tumbuh ketika suhu harian mencapai saat 50 ° F

Analisis Bioma Stepa Dalam Penyebaran Flora dan Fauna

1. Tekanan Populasi,

Populasi yang semakin bertambah persediaan bahan makanan akan sulit untuk dipenuhi. Sehingga menyebabkan migrasi

2. Persaingan

Banyak tidak mampu dalam bersaing dalam mempertahankan wilayah kekuasaan dan bahan makanan yang diperlukan. Akan banyak yang migrasi ke daerah lain.

3. Perubahan Habitat

Berubahnya lingkungan tempat singgah, berakibat ketidakmampuan dalam beradaptasi. Sehingga merasa tidak cocok untuk menduduki daerah asal.

4. Sarana Persebaran

  • Udara, dengan media ini fauna dapat bermigrasi dari kekuatan terbangnya, sedangkan flora menguntungkan angin untuk bermigrasi dari berat-ringannya suatu benih.
  • Air, kemampuan fauna dalam bentuk berenang terutama hewan air, menyebabkan perpindahan mudah terjadi. Benih tumbuhan bisa diangkut dan berpindah tempat memakai media air sungai (arus laut)
  • Lahan , hampir semua fauna daratan memakai media ini untuk bermigrasi (perpindahan tempat)
  • Pengangkutan Manusia, sengaja ataupun tidak, manusia menyebabkan berpindahnya flora dan fauna.

Hambatan Persebaran

  • Hambatan Iklim, keadaan iklim terutama yang bersifat ekstrim bisa menyumbat persebaran misalnya kondisi temperatur, kelembapan udara serta curah hujan.
  • Hambatan Edafik (tanah), tanah juga berpengaruh untuk tanaman dan tumbuhan karena sangat memerlukan unsur-unsur penting dalam tanah yaitu unsur hara, udara, kandungan air yang cukup. Lapisan tanah yang tipis dan keras membuat hewan-hewan yang terbiasa menggali serta bertempat tinggal di dalam tanah, memilih untuk mencari daerah yang lapisan tanahnya tebal dan gembur.
  • Hambatan Geografis, bentang alam muka bumi yang bisa menghambat persebaran flora dan fauna contohnya samudera, padang pasir, sungai dan pegunungan.
  • Hambatan Biologis, kondisi lingkungan yang cocok untuk hidup serta persediaan bahan makanan yang melimpah menjadi faktor penghambat flora dan fauna dalam bermigrasi. Hal ini berkaitan dengan kecocokan dengan kondisi alam. selengkapnya, klik http://www.sridianti.com/

Baca Juga > Bioma Gurun <

loading...

Tinggalkan Balasan