5 Cara Jitu Menghafal Al-qur’an dengan Cepat Untuk Pemula

Muqadimah:

Assalaamualaikum Wr.Wb! Hai sobat. Sebelum kita membahas artikel ini, mari kita sertakan doa agar dilancarkan segala hal yang  sobat kerjakan dan agar diridhoi oleh Allah Swt.

Segala puji bagi Allah Swt, kita memuji-Nya dan meminta pertolongan, pengampunan dan petunjuk-Nya. Kita berlindung kepada Allah Swt dari kejahatan diri kita dan keburukan amal kita. Barang siapa yang mendapat dari petunjuk Allah Swt maka tidak akan ada yang menyesatkannya dan barang siapa yang sesat maka tidak ada pemberi petunjuk baginya. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan bahwa Nabi Muhammad Saw adalah hamba serta Rasul-Nya. Ya Allah Swt semoga doa dan keselamatan tercurah pada Nabi Muhammad Saw, keluarganya, sahabat dan siapa saja yang mendapat petunjuk hingga hari kiamat nanti.

Sebelum masuk pembahasan tentang metode hafalan Al-qur’an, mari sobat kita mengenal lebih dahulu Keistimewaan Al-qur’an dan Keutamaan si Penghafal Al-qur’an. Kosongkan gelas sobat dan mari kita belajar dengan baik, ok! 🙂

Keistimewaan-keistimewaan dari Al-Quran:

www.pusatalquran.com

www.pusatalquran.com

1. Al-qur’an secara harfiah berarti “bacaan yang paling sempurna” merupakan suatu nama pilihan Allah SWT yang sungguh paling tepat dan tidak ada kesalahan apapun. Karena tidak ada satu bacaan pun sejak manusia lahir di dunia mengenal tulisan dan bacaan sekitar 5000 tahun lalu, yang dapat menandingi kedahsyatan Al-qur’an ini. Di dalam Al-quran Allah berfirman: “Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al-qur’an, dan pasti Kami (pula) yang memeliharanya! (Qur’an Surat Al-Hijr:9) 2. Al-qur’an adalah obat yang paling mujarab untuk mengobati kita yang tersiksa hati nuraninya, bisa memperbaiki kerusakan akhlak dan moral manusia, di mana sudah tidak ada lagi pelindung dari kejatuhannya ke jurang hinaan. Perlu kamu tahu “barang siapa yang mau mengikuti petunjuk Allah yang disampaikan-Nya melalui Al-qur’an, maka hidup nya tidak akan tersesat dan celaka. Di dalam Al-quran Allah berfirman:

” Dia (Allah) berfirman, “Turunlah kamu berdua dari surga bersama-sama, sebagian kamu menjadi musuh bagi sebagian yang lain. Jika datang kepadamu petunjuk dari-Ku, maka (ketahuilah) barang siapa mengikuti petunjuk-Ku, dia tidak akan sesat dan tidak akan celaka dan barang siapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sungguh dia akan menjalani kehidupan yang sempit, dan kami akan mengumpulkannya pada hari Kiamat dalam keadaan buta.” (Qur’an Surat Thaha: 123-124)

3. Al-qur’an dapat memecahkan problem (masalah-masalah) kemanusiaan dalam berbagai segi kehidupan, baik rohani, jasmani, ekonomi, sosial, maupun politik dengan pemecahan yang sangat bijak dan adil. Karena Al-qur’an diturunkan oelh Allah SWT yang Maha bijaksana dan Maha Terpui. Pada setiap problem kita, Al-qur’an meletakkan sentuhannya yang lembut dan mujarab bagi kita dengan dasar-dasar yang umum. Dapat dijadikan landasan untuk langkah-langkah kita dan perlu sesuai pula buat zaman ini. Dengan demikian Al-qur’an memperoleh kelayakan setiap waktu dan dimanapun, karena Islam adalah agama yang abadi.

Di dalam Al-quran Allah berfirman: Maha suci Allah yang telah menurunkan Furqan (Al-qur’an) kepada hamba-Nya (Muhammad), agar dia menjadi peringatan ke seluruh alam semesta (jin dan manusia). (Qur’an Surat Al-Furqan: 1)

Keutamaan si Penghafal Al-qur’an:

www.eramuslim.com

www.eramuslim.com

1. Hati Seorang Individu Muslim Tidak Kosong Dari Sesuatu Bagian Kitab Allah ‘Azza wa Jalla.

Di dalam hadist Ibnu Abbas meriwayatkan; “Orang yang tidak mempunyai hafalan Al-Quran sedikitpun. Seperti rumah kumuh yang mau runtuh”. (Hadist ini diriwayatkan oleh Tirmizi dari Ibnu Abbas (2914) isi hadist ini hasan shahih)

2. Memperoleh Penghormatan Dari Rasullullah Saw.

Rasullullah bersabda:

“Pelajarilah Al-qur’an dan bacalah, karena perumpamaan orang mempelajari Al-qur’an dan membacanya, seperti tempat bekal perjalanan yang diisi dengan minyak misik, wanginya menyebar kemana-mana. Sementara orang yang mempelajarinya kemudian tidur dan di dalam dirinya terdapat Al-quran, seperti tempat bekal perjalan yang disambungkan dengan minyak misik.” (Hadist riwayat oleh Tirmizi dan ia menilainya hadist Hasan (2879) dan lafazh itu darinya. Serta oleh Ibnu Majah secara ringkas (217), Ibnu Khuzaimah (1509) dan pewari lainnya, yang tidak dinilai terpecaya kecuali Ibnu Hibban).

3. Penghafal Al-qur’an Akan Memakai Mahkota Penhormatan

Dari Abu Hurairah R.A. Bahwa Rasullullah bersabda:

“Penghafal Al-qur’an akan datang hari kiamat. Kemudian Al-qur’an akan berkata: Wahai Tuhanku! Bebaskanlah dia, kemudian orang itu pakaikan mahkota karomah (Kehormatan), Al-qur’an meminta kembali: Wahai Tuhanku ridhilah dia, maka Allah swt meridhainya. Diperintahkan kepada orang itu: bacalah dan teruslah naiki (derajat-derajat surga) dan Allahswt menambahkan dari setiap ayat yang dibacanya tambahan nikmat dan kebaikan.” (Hadist diriwayatkan oleh Tirmizi)

4. Dapat Membahagiakan Kedua Orang Tua, Sebab Orang Tua Memiliki Penghafal Al-Qur’an Memperoleh Pahala Khusus.

Rasullullah pernah bersabda:

“Barang siapa yang membaca Al-qur’an, mempelajarinya dan mengamalkannya. Maka dipakaikanlah sebuah mahkota dari cahaya pada hari kiamat, cahayanya seperti cahaya matahari. Kedua orang tuanya dipakaikan dua jubah (kemuliaan) yang tidak akan pernah di dapatkan di dunia. Keduanya bertanya: “Mengapa kami dipakaikan jubah ini! Malaikat menjawab: “Karena kalian menyuruh anak kalian untuk mempelajari Al-qur’an” (Hadist riwayat Al-Hakim shahih, berdasarkan syarat Muslim (1/568) serta disetujui oleh Adz-Dzahabi).

5. Akan Menempati Tingkatan yang Tinggi di Surga Allah Swt

Sabda Rasullullah Saw:

Dari Aisyah R.A ia berkata, bahwasannya Rasullullah saw bersabda: jumlah tingkatan-tingkatan surga sama dengan jumlah ayat-ayat Al-qur’an. Maka tingkatan surga yang paling atas akan di masuki oleh para penghafal Al-qur’an, dimana tidak ada lagi tingkatan sesudah itu.

6. Memperoleh Penghormatan Dari Manusia

Sabda Rasullullah Saw:

Dari Abu Musa R.A, ia berkata. Rasul pernah bersabda yang berbunyi: “Diantara perbuatan mengagungkan Allah adalah menghormati orang Islam yang sudah tua, menghormati orang yang menghafal Al-qur’an yang tidak berlebih-lebihan dalam mengamalkan isinya. Tidak membiarkan Al-qur’an tidak diamalkan, serta menghormati kepada penguasa yang adil.”

7. Hatinya Terhindar Dari Siksa Allah Swt

Sabda Rasullullah Saw:

Dari Ibnu Mas’ud R.A. Dari Rasullullah Saw bersabda: “Bacalah Al-qur’an karena Allah tidak akan menyiksa hati orang yang hafal Al-qur’an. Sseungguhnya Al-qur’an ini adalah hidangannya Allah swt, siapa yang memasukinnya maka ia akan aman. Barang siapa yang mencintai Al-qur’an maka hendaklah ia gembira.”

8. Dapat Memberikan Syafa’at Untuk Keluarganya

Sabda Rasullullah Saw:

Dari Ali bin Abi Thalib Karramallahu Wajhahu: “Barang siapa membaca Al-qur’an dan menghafalnya, maka Allah Swt akan memasukkanya kedalam surga dan memberikan hak syafaat untuk sepuluh anggota keluarganya di mana mereka semuanya telah ditetapkkan untuk masuk neraka.”

9. Merupakan Bekal-bekal yang Terbaik

Sabda Rasullullah Saw:

Dari Jabir bin Nufair ia berkata: Rasullullah Saw bersabda “Sesungguhnya kamu tidak akan kembali menghadap Allah dengan membawa sesuatu yang paling baik daripada sesuatu yang berasal dari-Nya yaitu Al-qur’an.”

Nah itulah keistimewaan dari Al-qur’an dan keutamaan bagi para penghafal Al-qur’an. Mari kita praktekan mulai dari sekarang dan dapatkan syafa’at dari Allah Swt. Sekarang kita masuk ke pembahasan selanjutnya! Kosongkan gelas anda dan perhatikan baik-baik 🙂

Bagaimana Metode Menghafal nya?

www.business2community.com

www.business2community.com

Para sahabat rahiymakumullah, sobat jangan berfikiran bahwa dengan metode ini akan menghabiskan waktu selama 10 tahun. Bahkan dengan metode ini sobat membutuhkan waktu yang sesingkat-singkatnya, apabila sobat punya niat, yakin bisa, dan semangat untuk menghafal Al-qur’an.

5 Prinsip Pokok yang Harus Sobat Ketahui Sebelum Menghafal

1. Doa

Sebelum sobat masuk kedalam kongkrit (tentang metode menghafal), kita harus memahami terlebih dahulu Al-quran itu sesungguhnya milik siapa? Kenapa harus diturunkan di Dunia?
Dengan mengetahui dua hal ini, maka kita lebih semangat dalam menghafalnya. Tentu kita juga harus berdo’a, semoga Allah meridhoi apa yang kita kerjakan dan diberikan kemudahan serta kelancaran dalam menghafal Al-qur’an.

2. Niat

Sesungguuhnya niat itu hal yang sangat penting bagi kita. Untuk apa kita menghafal Al-qur’an? Apakah hanya supaya kita dianggap sebagai hafish “Penghafal Al-qur’an”? dan apakah murni karena Allah semata?. Sebaiknya kita perlu meluruskan niat untuk melakukan tugas yang mulia ini, agar Allah melimpahkan berkah serta ridho nya untuk kita. Aamiin..

3. Mengetahui Fadillahnya Sehingga Membuat Kita Mencintai Al-qur’an

Sangat yakin bahwa tanpa mengetahui fadhilahnya, maka proses penghafalan tidak memiliki semangat dan mudah lupa. Jadi sobat harus mengetahui fadhilahnya agar tetap memiliki gairah semangat untuk menghafal Al-qur’an.

“Membaca dan menghafal Al-qur’an itu ibarat membangun gunung emas. Setiap huruf yang dibaca, akan masuk ke dalam kantong-kantong kita nilainya bahkan lebih besar dari gunung emas itu. Subhanallah.. (Ust. Yusuf Manshur)

4. Mempunyai Sebuah Target

Saat mendalami menghafal Al-qur’an sobat harus mempunyai target. Semisal dalam setahun ini, kita harus bisa hafal 2 jus.

5. Ditemani Dengan Amal Unggulan

Untuk mendapatkan keberkahan dan di cintai Allah Swt, sobat perlu menambahkan dengan amal-amal unggulan seperti(puasa, tahajud, sedekah) agar sobat diridhoi Allah dan bisa dimudahkan menghafal Al-qur’an.

Metode Menghafal Al-qur’an yang Dapat Sobat Lakukan

1. Metode Talaqqi

Proses Talaqqi adalah membaca Al-qur’an yang berasal dari ingatan hafalan atau disebut juga (Hifzh fish shuduur) bukan bacaan berasal dari tulisan (fish shutuur).Karena Al-qur’an awal mulanya diturunkan dari sebuah ingatan juga. Sebagaimana Al-qur’an dari Allah Swt kepada Nabi Muhammad Saw melalui perantaaan Malaikat Jibril.

Metode Talaqqi dapat menjadi contoh bagi kita semua dalam menuntut hafalan Al-qur’an yaitu metode talaqqi nya Nabi Muhammad Saw kepada malaikat Jibril. Ayat demi ayat dibacakan dengan tartil kemudian Rasul mengikutinya.

Sebagaimana bacaan yang disampaikan Malaikat Jibril. Bahkan pula metode ini diceritakan dalam Al-qur’an ketika Allah Swt memperingatkan Nabi Muhammad Saw untuk tidak terlalu cepat mengikuti bacaannya Malaikat Jibril ketika Al-qur’an dibacakan, karena dengan harapan lebih cepat menguasai menghafalnya. Terekamnya sebuah bacaan Al-qur’an yang disampaikan oleh Malaikat Jibril ke dalam dada Nabi Muhammad Saw adalah semata-mata tanggungan Allah Swt sobat.

“Jangan gerakkan lidlahmu untuk (membaca) Al-qur’an karena hendak cepat-cepat (menguasainya). Sesungguhnya atas tanggungan kamilah mengumpulkannya (di dadamu) dan (membuat kamu pandai) membacanya. Apabila kami telah selesai membacakannya maka ikutilah bacaanya itu” (Al-qur’an Surat:Al-qiyamah/16-18) coba pelajari sobat!

2. Mushafnya Jangan di Ganti-ganti

Pastikan sobat menghafal Al-qur’an dengan mushaf yang sama, jangan ganti-ganti. Karena kita menghafal Al-qur’an sebenarnya seperti memotret sebuah gambar ke dalam memori. Sehingga sebuah bentuk mushaf itu mempengaruhi hafalan sobat di memori otak.

3. Muroja’ah dengan Mendengarkan Murrotal Al-qur’an

Setelah sobat hafalan dengan metode Talaqqi. Cobalah mengulang kembali hafalan dengan mendengarkan murrotal Al-qur’an sekaligus bisa mengoreksi tajwid dan setelah sholat wajib muroja’ah kembali (mengulang) hafalan.

4. Mengulang Hafalan di Hadapan Guru

Setelah sobat menghafal Al-qur’an. Diwajibkan sobat untuk selalu menghadap guru (hafiz) untuk takrir hafalan yang sudah di targetkan. Melakukan takrir dihadapan guru (hafiz) sangat bermanfaat untuk menguatkan hafalan yang sudah ada dalam memori otak. Juga bermanfaat untuk mengevaluasi benar/tidak bacaan sobat

5. Sering Menulis Ayat-ayat Al-qur’an

Sebagian penghafal Al-qur’an ada yang cocok menulis ayat-ayat Al-qur’an, tergantung sobat! Menulis ayat-ayat Al-qur’an ini sering dilakukan para ulama zaman dahulu, setiap ilmu yang dihafal mereka tulis. Gubahan sya’ir mereka menganjurkan penulisan ilmu. Cobalah setiap kali sobat menghafal, tulis ayat-ayat yang ditargetkan hafalannya. Jadi kita bisa menulis sambil menghafal agar lebih kuat hafalannya.

“Ilmu itu bagaikan binatang buruan dan tulisan adalah tali ikatannya. Ikatlah binatang-binatang buruanmu dengan tali yang kuat. Perbuatan yang dungu, jika engkau berburu rusa kemudian engkau lepaskan di antara binatang-binatang buruan yang lain secara bebas”

Sobat jika dirasa artikel ini bermanfaat, jangan sungkan-sungkan sobat untuk menyebarluaskan! Semoga dengan begitu insya Allah kita akan mendapatkan pahala secara berjamaah. Thank’s sob, atas kunjungannya. Jangan pernah berhenti menghafal Al-qur’an. Semangat…Go sukses! 🙂

 

 

 

Tinggalkan Balasan